Harry Potter: Sebuah Penerjemahan dalam Permainan Kata

Gabriel C. Sudibyo
Conference paper Seminar Nasional Struktural 2018 • November 2018 Indonesia

Download full text
(Bahasa Indonesia, 8 pages)

Abstract

Dalam penerbitan novel populer, Harry Potter telah menjadi salah satu judul yang fenomenal dan mendunia. Novel yang diterbitkan menjadi tujuh buah volume ini telah diterjemahkan ke lebih dari 50 bahasa. Tidak hanya karena isi cerita, namun kepiawaian JK Rowling dalam membuat istilah yang terinspirasi oleh bahasa Latin serta kepandaiannya memainkan kata membuat para pembaca kagum dengan gaya penulisannya. Banyak penerjemah telah mencoba untuk menerjemahkan permainan kata ini tanpa mengurangi atau mengubah arti serta bentuk aliterasi aslinya, dan Listiana, penerjemah Bahasa Indonesia novel Harry Potter, telah melakukannya dengan baik. Melalui teori penerjemahan milik Eugene Nida, artikel ini menganalisis pentingnya mempertahankan gaya penulisan, tidak hanya menerjemahkan arti secara literal namun juga menjaga agar aliterasi dan asonansi dari teks asli tidak terlewatkan. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh apa penekanan terhadap stilistika bahasa dan arti harfiah yang harus diterapkan dalam penerjemahan karya sastra. Dengan membandingkan Harry Potter versi bahasa Indonesia dengan teks asli yang berbahasa Inggris, artikel ini akan membuktikan bahwa kualitas penerjemahan meningkat dengan pemakaian permainan bahasa yang diterjemahkan dengan baik. Analisis ini juga akan membahas tentang perlunya menggali sinonim untuk mengakomodasi konten budaya, tentang upaya yang diperlukan untuk memastikan terjemahan memiliki sajak yang sama dengan teks sumber, dan tentang perlunya menerjemahkan makna kontekstual untuk dipahami oleh pembaca dalam bahasa yang berbeda.

Metrics

  • 68 views
  • 68 downloads

Conference

Seminar Nasional Struktural 2018

Seminar Nasional Struktural 2018 is a national seminar held by Universitas Dian Nuswantoro, Semar... see more