Pelestarian Calung Banyumasan di Masyarakat Kabupaten Banyumas
November 24, 2018  //  DOI: 10.33810/274159
Suharto Suharto

Metrics

  • Eye Icon 175 views
  • Download Icon 69 downloads
Metrics Icon 175 views  //  69 downloads
Abstract

Banyak kearifan lokal di Banyumasan calung perlu dilestarikan. Pertunjukan Banyumasan calung umumnya diadakan dan disukai oleh orang-orang yang tinggal di desa atau orang-orang tertentu di daerah perkotaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah dan masyarakat dalam proses preservasi Banyumasan calung saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan hermeneutika untuk mengetahui makna simbolis dari kinerja calung dan untuk mengetahui proses pelestarian calung di masyarakat Banyumas. Studi literatur, studi dokumen, observasi, dan wawancara juga digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Analisis data yang digunakan termasuk analisis konten dan analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa lirik lagu menunjukkan citra khas masyarakat Banyumas. Unsur-unsur yang terlibat dalam pelestarian Banyumasan calung adalah pemilik kelompok yang sangat berkomitmen, studio rekaman lokal, vendor VCD, dan komunitas pendukung. Setiap elemen masyarakat yang termasuk dalam kehidupan heterogen ini saling mendukung dalam menjalankan fungsinya dalam proses preservasi calung sesuai dengan posisinya masing-masing.

Full text
Show more arrow
 

Metrics

  • Eye Icon 175 views
  • Download Icon 69 downloads
Metrics Icon 175 views  //  69 downloads