Pelestarian Calung Banyumasan di Masyarakat Kabupaten Banyumas

Suharto Suharto

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 11 pages)

Abstrak

Banyak kearifan lokal di Banyumasan calung perlu dilestarikan. Pertunjukan Banyumasan calung umumnya diadakan dan disukai oleh orang-orang yang tinggal di desa atau orang-orang tertentu di daerah perkotaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah dan masyarakat dalam proses preservasi Banyumasan calung saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan hermeneutika untuk mengetahui makna simbolis dari kinerja calung dan untuk mengetahui proses pelestarian calung di masyarakat Banyumas. Studi literatur, studi dokumen, observasi, dan wawancara juga digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Analisis data yang digunakan termasuk analisis konten dan analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa lirik lagu menunjukkan citra khas masyarakat Banyumas. Unsur-unsur yang terlibat dalam pelestarian Banyumasan calung adalah pemilik kelompok yang sangat berkomitmen, studio rekaman lokal, vendor VCD, dan komunitas pendukung. Setiap elemen masyarakat yang termasuk dalam kehidupan heterogen ini saling mendukung dalam menjalankan fungsinya dalam proses preservasi calung sesuai dengan posisinya masing-masing.

Metrik

  • 87 kali dilihat
  • 69 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional tentang Penerjemahan, Linguistik Terapan, Susastra, dan Ilmu Budaya 2018

  • Konferensi di Semarang, Indonesia pada tahun 2018
  • 37 artikel

Seminar Nasional tentang Penerjemahan, Linguistik Terapan, Susastra, dan Ilmu Budaya (STRUKTURAL)... tampilkan semua