Tanggung Jawab Kepemimpinan Seorang Raja dalam Mempertahankan Rakyat sebagai Pembangun Kekuatan Asgard (Analisis Film Thor: Ragnarok yang Disutradarai oleh Taika Waititi dengan Menggunakan Pendekatan

Bayu Ade Prabowo • Haryati Sulistyorini

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstrak

Makalah berjudul ‘Tanggung Jawab Kepemimpinan Seorang Raja dalam Mempertahankan Rakyat sebagai kekuatan Asgard’ merupakan analisis film Thor: Ragnarok yang disutradarai oleh Taika Waititi yang bertujuan untuk membahas pola kepemimpinan dan tanggung jawab seorang pemimpin (Raja) dalam mempertahankan kesatuan dan kekuatan rakyat yang dipimpinnya. Kajian film yang didasarkan atas pendekatan Antropologi tersebut mempresentasikan perjuangan seorang pemimpin bangsa Asgard yang bernama Thor ketika rakyat dan negara nya dikuasai oleh kekuatan jahat Hela yang berusaha merebut dengan cara paksa rakyat berikut kerajaan Asgard dimana Thor bertahta sebagai Raja.Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam makalah tersebut untuk menganalisis dan mempresentasikan hasil dengan menggunakan kata-kata yang disusun dalam kalimat deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam analisis makalah tersebut adalah pendekatan struktur dan antropologi. Pendekatan struktur digunakan untuk menganalisis structural atau intrinsic element dalam film seperti gambaran umum tokoh, konflik dan setting. Sementara itu pendekatan antropologi untuk menganalisis struktur dan pola kepemimpinan tokoh, struktur kepribadian tokoh yang dihubungkan dengan kedudukkan dan fungsinya sebagai Raja. Studi pustaka juga digunakan dalam makalah tersebut untuk memperoleh sumber yang diperoleh dari daftar pustaka. Adapun untuk sumber utama dalam makalah tersebut adalah film Thor: Ragnarok yang disutradarai oleh Taika Waititi, dan sumber pendukung adalah referensi yang berhubungan dengan topic dalam makalah tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola dan karakter kepemimpinan Thor dalam film tersebut adalah pola didasarkan analisis SWOT, yaitu Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (kesempatan) dan Threats (Ancaman). Pesan yang didapatkan melalui makalah tersebut adalah bahwa untuk menjadi seorang pemimpin yang bertanggung jawab harus memiliki karakter kuat dalam sebuah komitmen yang terjalin antara Penguasa dan rakyat yang dipimpinnya.

Metrik

  • 58 kali dilihat
  • 37 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional tentang Penerjemahan, Linguistik Terapan, Susastra, dan Ilmu Budaya 2018

  • Konferensi di Semarang, Indonesia pada tahun 2018
  • 37 artikel

Seminar Nasional tentang Penerjemahan, Linguistik Terapan, Susastra, dan Ilmu Budaya (STRUKTURAL)... tampilkan semua