Strip Komik: Alat Bantu Pengajaran yang Menarik bagi Pembelajar Pemula dalam Kelas Percakapan

Ayu Ida Savitri

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstrak

Pengajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Kedua bagi pembelajar pemula seperti siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak–Kanak (TK), dan Sekolah Dasar (SD) usia 4–12 tahun di Indonesia, khususnya dalam pengajaran keterampilan berbicara menggunakan Bahasa Inggris, menjadi hal yang menantang pembelajar pemula karena mereka menghadapi kesulitan dalam mengenali dan memahami bahasa kedua. Mereka harus mengenali kosakata baru dengan ejaan dan pelafalan yang berbeda dari bahasa pertamanya, memahami makna kosakata baru tersebut dan menggunakannya dalam percakapan sederhana dengan fungsi yang sesuai dan tata bahasa yang tepat. Untuk mempertahankan minat belajar mereka, Brown (2000) menekankan adanya teknik pengajaran, bahan ajar dan teknologi yang mendukung proses pembelajaran. Terkait bahan ajar, Dubin and Olshtain (1990:27–32) menekankan penggunaan silabus yang sesuai seperti communicative syllabus dari Yalden (1987). Terkait yang digunakan untuk mengajar dan menguji kemampuan mereka, Heaton (1988:88) menggunakan teknik oral production using picture (berbicara berdasarkan gambar). Dalam hal ini, strip komik dapat digunakan sebagai materi ajar yang menarik bagi pembelajar dan bermanfaat bagi pengajar untuk memperkenalkan kosakata baru beserta makna, fungsi dan penggunaannya dalam percakapan sederhana menggunakan prosedur pengajaran Hudelson dalam Orr (2001:68– 69) dengan berlatih berbicara berdasarkan gambar (seperti strip komik). Penelitian ini menganalisis data berupa dua strip komik dengan tema musim dan hewan peliharaan yang digunakan di salah satu kursus Bahasa Inggris di Semarang, yang sejalan dengan pandangan Cameron (2001:159) tentang cerita bertema untuk pembelajaran bahasa kedua.

Metrik

  • 82 kali dilihat
  • 106 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional tentang Penerjemahan, Linguistik Terapan, Susastra, dan Ilmu Budaya 2018

  • Konferensi di Semarang, Indonesia pada tahun 2018
  • 37 artikel

Seminar Nasional tentang Penerjemahan, Linguistik Terapan, Susastra, dan Ilmu Budaya (STRUKTURAL)... tampilkan semua