Potensi Wisata MICE dalam Usaha Peningkatan Okupansi Hotel di Kota Semarang

Syaiful Ade Septemuryantoro

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 7 pages)

Abstrak

Peningkatan jumlah kunjungan pariwisata di Indonesia tentunya bukan hanya menjual budaya dan keindahan pesona alam Indonesia akan tetapi terdapat faktor lain yang dapat dijadikan sebagai suatu terobosan pariwisata untuk semakin meningkatkan angka kunjungan salah satunya adalah MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). MICE tentunya akan mendukung pariwisata di Indonesia dengan semakin memperkuat pembangunan di sektor pariwisata. Kota Semarang sebagai salah satu kota MICE yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata bersaing dengan 15 kota lain di Indonesia diantaranya Bali, Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogya, Solo, Medan, Makassar, Padang, Manado, Balikpapan, Lombok, Bintan, Palembang dan Batam. MICE pada tahun 2019 diperkirakan naik sebesar 10 persen dengan posisi saat ini Indonesia berada di peringkat 89 dunia dan ditargetkan pad atahun 2019 naik ke peringkat 40 dunia. Kunjungan tamu asing maupun tamu domestik yang menunjukkan tren positif sehingga kota Semarang sangat layak dijadikan wisata MICE. Hal ini berkaitan dengan sarana dan prasarana serta akomodasi yang mendukung kegiatan tersebut. Perlu promosi untuk pasar mancanegara dalam memperkenalkan Semarang sebagai kota budaya dan kota MICE sehingga mampu menggaet wisatawan MICE. Wisata MICE menjadi salah satu andalan keunggulan pariwisata yang ada di Kota Semarang selain wisata budaya, wisata kuliner, wisata religi dan sejarah kebudayaan.

Metrik

  • 58 kali dilihat
  • 76 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional tentang Penerjemahan, Linguistik Terapan, Susastra, dan Ilmu Budaya 2018

  • Konferensi di Semarang, Indonesia pada tahun 2018
  • 37 artikel

Seminar Nasional tentang Penerjemahan, Linguistik Terapan, Susastra, dan Ilmu Budaya (STRUKTURAL)... tampilkan semua